Perayaan 60 tahun Republik Federal Jerman

german-flag301

Jerman merayakan 60 tahun berdirinya Republik Federal Jerman. Diperkirakan 250 ribu orang akan ambil bagian dalam berbagai acara peringatan di gerbang bersejarah Brandenburg dan tempat-tempat lain di ibukota Berlin, menandai enam dekade sejak Jerman bangkit dari puing-puing PD II. Presiden Horst Koehler mengatakan dalam upacara peringatan di Berlin, Jumat (23/05/09), Jerman telah berkembang menjadi masyarakat yang terbuka dan kosmopolitan sejak Jerman Barat mengesahkan konstitusi modernnya. Tanggal berdirinya Republik Federal Jerman sebetulnya jatuh pada hari ini, 23 Mei 2009. Namun sejumlah perayaan dimajukan karena Sabtu ini akan digelar pemilihan presiden Jerman yang baru.

Peringatan 60 tahun berakhirnya Perang Dunia II dan kemenangan sekutu atas Nazi Jerman dilakukan di daratan Eropa. Lebih dari 40 juta orang tewas ketika perang akhirnya selesai tanggal 8 Mei 1945. Presiden Bush hadir di makam militer Amerika di Belanda tempat 8 ribu serdadunya di makamkan.

Ia mengatakan ingin menyampaikan penghormatannya dan mengingatkan orang masih banyak yang harus dikerjakan untuk menjaga agar dunia menjadi tempat yang aman. Bush dan istrinya, Laura, disambut Ratu Belanda Beatrix dan PM Jan Peter Balkenende di pekuburan Margraten.

Ia memilih kuburan itu karena merupakan satu-satunya pekuburan Amerika di Eropa yang dirawat oleh penduduk setempat dan masih ditaburi bunga. Di Jerman sendiri Hari Kemenangan Eropa atau di kenal dengan nama VE Day, ditandai dengan Festival Demokrasi selama 48 jam yang diisi dengan musik dan pidato di depan gerbang Brandenburg.

Parlemen Jerman juga akan melakukan perayaan dan para politisi utama negeri itu akan menghadiri misa di Katedral Berlin. Namun kekhawatiran juga muncul mengenai rencana pawai yang akan dilakukan kelompok berhaluan ekstrim kanan di Berlin. Sekitar 5 ribu skinheads diperkirakan akan datang dari seluruh Jerman dan kekhawatirannya adalah mereka akan bentrok dengan polisi atau demonstran lain.

Bush mengunjungi beberapa negara Eropa Timur dalam lawatannya kali ini. Di Prancis, Presiden Jacques Chirac menghadiri sebuah upacara di Champs-Elysees di Paris. Menteri pertahanan Michele Alliot-Marie memulai peringatan Sabtu kemarin dengan mengunjungi Reims di sebelah timur Paris, tempat Jerman secara resmi menyatakan kalah tanggal 7 Mei 1945.

Di London Pangeran Charles meletakkan karangan bunga di pusat kota. Tak jauh dari tempat pangeran Charles meletakkan karangan bunga, sebuah konser digelar di Trafalgar Square, dengan menghadirkan penyanyi dari jaman perang yang dikenal sebagai bunga hati para serdadu, Vera Lynn.

Peringatan di Moskow agak tercemari oleh kritik yang diarahkan kepada Presiden Aleksander Kwasniewski karena memilih untuk menghadiri peringatan yang dilakukan di Moskow. Seorang tokoh oposisi utama mengeluarkan sebuah iklan televisi mengatakan Kwasniewski tidak semestinya ke Moskow karena kekalahan Nazi tidak membawa kebebasan ke Polandia, tetapi penjajahan komunisme Sovyet selama hampir 50 tahun.

Namun pihak Kwasniewski mengatakan sangat bodoh kalau memboikot perayaan itu dan berisiko merusak hubungan dengan Rusia.

From : http://www.dw3d.de

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s